5 Langkah Mudah Membuat Subdomain di Cpanel 1


Bagi anda yang mungkin masih baru dan belum mengerti cara membuat subdomain di cpanel, Berikut saya akan coba menjabarkan secara singkat bagaimana langkah sederhana yang mudah di pahami. Khusus bagi anada yang pemula ini akan sangat membantu.

Bagi yang belum tau, apa sih sebenarnya subdomain?

Subdomain ibarat nya adalah anak dari sebuah domain.
Nah gunanya untuk apa ?

Misalanya anda mempunyai sebuah website, dan website ini anda buat di domain utama tetapi anda ingin memisahkan antara konten yang ada di domain utama seperti anda ingin membuat khusus Blog secara terpisah. Nah disinilah keuntungan subdomain. Anda bisa membuat subdomain baru dengan nama Blog, maka subdomain anda nantinya akan menjadi blog.domainku.com .

Ini akan sangat berguna dan membantu jika anda mempunyai website dengan isi konten yang banyak sehingga lebih mudah untuk mengatur isi konten website karna di kelola secara terpisah dari Domain utama. Domain utama juga akan relatif lebih aman jika sewaktu-waktu ada kesalahan yang tak terduga pada subdomain.

Contoh Referensi untuk membuat Subdomain

Untuk jenis subdomain itu sendiri tergantung pada keinginan dan kebutuhan masing masing. Saya akan coba beri sedikit gambaran jika sewaktu-waktu anda ingin membuat sebuah subdomain:

Blog :

Anda dapat menambahkan sebuah subdomain baru khusus konten blog. Blog biasanya berisi informasi atau bisa juga tutorial, artikel seputar website utama anda.

Info :

Bila anda mempunyai website yang besar dan mungkin perusahan yang besar, ini mungkin akan sangat membantu pelanggan dan pungunjung website. biasnya berisi informasi bermanfaat seputar website.

Berita :

Anda juga dapat menambahkan sebuah subdomain khusus berita seputar website yang di kelola.

Itulah beberapa contoh gambaran untuk membuat subdomain. Sekarang tergantung pada kebutuhan anda.
Sekarang mari kita mulai dan lanjutkan Langkah Membuat Subdomain di cpanel.

1. Login ke Cpanel

Jika anda belum tahu bagaimana cara masuk ke cpanel, ada 2 cara yang biasa di lakukan yaitu:

Login Cpanel
Login Cpanel
#Pertama: Melalui member area penyedia layanan hosting tempat anda berlangganan.
#Kedua: Anda bisa langsung mengetik di mesin pencarian google dengan format seperti ini: https://cpanel.domainanda.com/. Akan langsung di bawa ke menu login cpanel seperti gambar di bawah.

2. Cari Menu Subdomain

Setelah login, di sini kita bisa melihat menu dan fitur yang ada di cpanel.
Langsung saja cari Subdomain dengan cara scrool ke bawah. Jika kesulitan anda juga dapat menemukannya dengan cara mengetikkan kata kunci subdomain di tombol pencarian pojok kanan atas dashboard cpanel.

Setelah menemukan langsung saja klik ikon yang bertulisakan subdomain. Maka menu dan pengaturan subdomain akan muncul seperti gambar di bawah ini:

Pilih Subdomain
Pilih Subdomain

3. Pilih domain yang akan di gunakan

Pilih nama domain yang akan di buatkan subdomain(jika anda memiliki lebih dari satu domain) Jika hanya memiliki satu Domain biasanya akan secara otomatis.

Pilih nama domain yang ingin di gunakan dan isi nama subdomain
Pilih nama domain yang ingin di gunakan dan isi nama subdomain

4. Buat subdomain

Selanjutnya isi nama subdomain seperti yang saya jelaskan sebelumnya, anda bebas mengisi sesuai kebutuhan. Anda juga dapat mengisi nama dokumen root agar lebih mudah saat mengatur dan menemukan jika sewaktu-waktu memerlukan root/file.

Klik create untuk membuat subdomain
Klik create untuk membuat subdomain


Langusung saja klik CREATE. Maka secara otomatis subdomain berhasil di buat(pastikan melihat tanda berhasil/sukses seperti gambar di bawah ini.

Subdomain berhasil di buat
Subdomain berhasil di buat

Hijau(Berhasil) dan Merah( Artinya ada kesalahan dan gagal). Jika gagal anda dapat memeriksa informasi kesalahan dan buat ulang.

Baca juga Gratis ! Cara Membuat Akun Hosting dan Domain di Hostinger?

5. Management Subdomain

Setelah sukses membuat subdomain saya akan coba menjelaskan apa saja yang dapat di lakukan pada subdomain. Anda dapat memodifikasi sesuai kebutuhan seperti menghapus,mengarahkan ke domain lain(redirect),mengganti nama root/file.
Silahkan lihat gambar dan keterangan singkat nya di bawah ini:

#Menganti nama root/file

Jika ada kesalahan saat pembuatan nama file/root atau mungkin tidak sesuai seperti yang di inginkan anda masih bisa mengganti nama file kapanpun.

Mengganti nama root atau file
Mengganti nama root atau file

#Mengarahkan ke domain lain(Redirect)

Biasanya di lakukan jika anda tidak lagi memakai sebuah domain namun domain ini sudah mempunyai cukup banyak pengunjung. Anda dapat mengarahkan ke domain/subdomain yang baru anda buat sehingga pengunjung yang mengunjungi situs anda sebelumnya akan langsung otomatis di arahkan ke domain/subdomain baru

Klik icon pensil untuk mengubah nama
Klik icon pensil untuk mengubah nama
Isi nama domain redirect
Isi nama domain redirect

#Menghapus subdomain

Membuat dan Menghapus sebuah subdomain tidaklah rumit, namun saya sangat sarankan agar tidak dilakukan secara sering. Mengapa ? Karna jika anda membuat subdomain baru secara otomatis Zone Editor(DNS Record) juga akan langsung menambahakan DNS baru. namun pada saat penghapusan subdomain kadang kala DNS yang sudah di buat tidak secara otomatis terhapus.

Menghapus subdomain
Menghapus subdomain

Maka dengan itu pentingnya menentukan nama sebuah subdomain sebelum benar-benar membuatnya daripada menghapus terlalu sering.

Jika anda masih baru di dunia wordpress+elementor dan ingin belajar tehnik dasar boleh coba ini WordPress Starter Guide (Gratis dengan diskon 100%). Silahkan cek kode kupon di halaman penjualan.

Demikian panduan singkat 5 Langkah Mudah Membuat Subdomain di Cpanel. Semoga bermanfaat.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *